Minggu, 14 November 2010

memahami cara mengetahui kekuatan diri

MEMAHAMI CARA MENGETAHUI KEKUATAN PRIBADI

Kekuatan pribadi artinya keunggulan atau kemampuan yang dimiliki oleh seseorang. Kekuatan pribadi dapat pula disebut potensi diri. Unsur-unsur pembentuk kekuatan pribadi itu, antara lain bakat, minat, cita-cita, hobi, sifat-sifat, perasaan, kemauan, dll.

Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengetahui kekuatan pribadi. Salah ssatu caraadalah dengan memahami bakat yang dimiliki.

Bakat adalah suatu kondisi, atau energy jiwa pada seseorang yang jika dilatih secara khusus akan memungkinkan tercapainya suatu kecakapan tertentu.

Bakat seseorang berbeda-beda. Bakat itu bermacam-macam, seperti bakat music, bakat seni, bakat berdagang, dan lain-lain. Adanya perbedaan bakat inilahdengan yang kemungkinan munculnya berbagai jenis lapangan pekerjaan, keahlian dan profesi dalam kehidupan masyarakat. Apakah perbedaan bakat dengan kemampuan ? biasanya bakat hasil pembawaan dari keturunan, sedangkan kemampuan adalah kecakapan yang diperolehsebagai hasil belajar atau pengalaman, bukan merupakan pembawaan dan bukan pula keturunan.

Setiap orang mempunyai potensi yang berbeda-beda. Potensi diri adalah suatu kekuatan pada diri seseorang yang memmungkinkan berkembangnya kecakapan-kecakapan tertentu. Daya atau kekuatan ini di bawa sejak lahirdan makin berkembang setelah di latih. Potensi diri ini merupakan kecakapan yang dimiliki sebagai pembawaan dan hasil belajar.

Untuk mengetahui kekuatan pribadi maka dapat dilobi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

Ø Apa hoby saya ?

Ø Keterampilan apa yang paling anda sukai ?

Ø Kegiatan apa yang anda sukai ?

Ø Prestasi apa yang pernah anda capai ?

Ø Jenis pekerjaan apa yang anda sukai ?

Ø Apa saja sifat-sifat buruk yang anda miliki ?

Ø Apa kelebihan dan kekurangan anda ?

Factor-faktor yang dapat menumbuhkembangkan bakat, yaitu :

ü Adanya kemauan dan usaha untuk mengembangkan bakat.

ü Adanya motivasi untuk melatih bakat.

ü Adanya sarana dan prasarana penunjang.

ü Adanya latihan yang dilakukan secara rutin.

ü Adanya sifat-sifat tertentu yang memungkinkan berkembangnya bakat, seperti sifat tekun, ulet, sabar, dan sejenisnya.

ü Adanya kesempatan atau peluang dalam pengembangan bakat, seperti mengikuti lomba dan kegiatan-kegiatan yang menunjang bakat.

Dari keselurhan factor-faktor penunjang tersebut, yang terpenting adalahfaktor kemauan dan usaha dari orang yang bersangkutan. Sebab factor yang lain sifatnya hanya penunjang saja. Misalnya, jika kita berbakat dalam berdagang maka tingkatan kemauan membuka warung kecil dirumah. Dengan demikian, bakat dagang akanterus meningkat.

Apabila ada kemauan dn usaha maka factor lain akan segera menyusul. Kemauan untuk berlatih, kemauan untuk mengikuti kegiatan, dan kemampuan untuk memanfaatkan peluang, akan mendorong factor penunjang lainya. Selain itu, akan muncul pula kepercayaan dan keyakinan diri bahwa kita memang mampu dan berbakat di bidang tertentu. Misalnya apabila kita aktif mengikuti lomba karya tulis atau lomba menyanyi lalu menang dan menjadi juara maka tentu sajakemenangan tersebut akan menumbuhkan rasa kepercayaan diri terhadap bakat menulis dan menyanyi. Selanjutnya kita akan dapat lebih mengembangkan bakat menulis dan menyanyi tersebut. Tentu saja factor kerja keras, ketekunan dan desabaran memegang peranan penting dalam mengembangkan bakt itu.

Factor lain yang dapat menunjang pengembangan bakat adalah sifat-sifat pribadi yang dimiliki, seperti sifat jujur, sabar, tekun, ulet, toleransi, disiplin, menerima apa adanya, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar